Nabi Muhammad SAW

Menurut saya, Nabi Muhammad SAW adalah seseorang yang sempurna. Beliau bisa masuk kedalam teori Maslow, Allport, maupun Rogers.

  • Teori yang terkenal dari Maslow yang merupakan salah satu tokoh humanistik adalah teori tentang Hirarki Kebutuhan. Teori Hirarki Kebutuhan tersebut terdiri dari :
  1. Kebutuhan fisiologis atau dasar
  2. Kebutuhan akan rasa aman
  3. Kebutuhan untuk dicintai dan disayangi
  4. Kebutuhan untuk dihargai
  5. Kebutuhan untuk aktualisasi diri

Maslow (1968) berpendapat bahwa ada hierarki kebutuhan manusia. Kebutuhan untuk tingkat yang paling rendah yaitu tingkat untuk bisa survive atau mempertahankan hidup dan rasa aman, dan ini adalah kebutuhan yang paling penting. Tetapi jika manusia secara fisik terpenuhi kebutuhannya dan merasa aman, mereka akan distimuli untuk memenuhi kebutuhan yang lebih tinggi, yaitu kebutuhan untuk memiliki dan dicintai dan kebutuhan akan harga diri dalam kelompok mereka sendiri. Jika kebutuhan ini terpenuhi orang akan kembali mencari kebutuhan yang lebih tinggi lagi, prestasi intelektual, penghargaan estetis dan akhirnya self-actualization.

Disini beliau sudah memenuhi teori hirarki kebutuhan tersebut. Beliau sudah bisa memenuhi kebutuhan fisiologis (beliau sudah bisa mencari makan), rasa aman (beliau sudah bisa melindungi dirinya sendiri), kebutuhan untuk dicintai dan disayangi (beliau adalh orang yang sangat dicintai oleh seluruh umat muslim didunia ini), kebutuhan untuk dihargai (beliau adalh orang yang sangat dihargai oleh seluruh umat manusia didunia) dan yang terakhir kebutuhan untuk aktualisasi diri.

  • Menurut Allport, jika seseorang memiliki proprium yang berkembang dengan baik dan memiliki disposisi yang adaptif (keunikan individu dengan individu lainnya), berarti ia telah mencapai tahap kedewasaan psikologis (orang yang kesehatan mentalnya terjaga). Tujuh tanda seseorang yang memiliki kedewasaan psikologis:
  1. memiliki perluasan diri yang jelas dan spesifik
  2. memiliki teknik dan cara-cara tertentu agar pergaulannya dengan orang lain dapat lancar dan baik (misalnya kepercayaan, empati. kejujuran, toleransi)
  3. memiliki kestabilan emosional dan menerima diri sendiri
  4. memiliki pendapat yang realistis
  5. memfokuskan perhatian pada masalah dan mengembangkan kemampuan untuk memecahkannya
  6. mampu melihat diri sendiri secara objektif yaitu menilai perilaku sendiri dan mampu “menertawakan diri sendiri”
  7. memiliki filsafat hidup yang utuh, termasuk orientasi nilai yang partikular, sentimen keagamaan yang terdifferensiasi, dan kesadaran yang terpersonlisasi

Disini beliau juga sudah memenuhi tahap kedewasaan psikologis. Beliau memiliki perluasan diri yang jelas dan spesifik, memiliki teknik dan cara-cara tertentu agar pergaulannya dengan orang lain dapat lancar dan baik, memiliki kestabilan emosional dan menerima diri sendiri,  memiliki pendapat yang realistis, memfokuskan perhatian pada masalah dan mengembangkan kemampuan untuk memecahkannya, mampu melihat diri sendiri secara objektif yaitu menilai perilaku sendiri dan mampu “menertawakan diri sendiri”, dan yang terakhir memiliki filsafat hidup yang utuh, termasuk orientasi nilai yang partikular, sentimen keagamaan yang terdifferensiasi, dan kesadaran yang terpersonlisasi.

  • Teori Rogers didasarkan pada suatu “daya hidup” yang disebut kecenderungan aktualisasi. Kecenderungan aktualisasi tersebut diartikan sebagai motivasi yang menyatu dalam setiap diri makhluk hidup dan bertujuan mengembangkan seluruh potensinya semaksimal mungkin. Jadi, makhluk hidup bukan hanya bertujuan bertahan hidup saja, tetapi ingin memperoleh apa yang terbaik bagi keberadaannya. Dari dorongan tunggal inilah, muncul keinginan-keinginan atau dorongan-dorongan lain yang disebutkan oleh psikolog lain, seperti kebutuhan untuk udara, air, dan makanan, kebutuhan akan rasa aman dan rasa cinta, dan sebagainya.

Disini juga beliau sudah memenuhi teori Rogers yaitu kecenderungan aktualisasi. Beliau mempunyai motivasi agar seluruh umat manusia dimuka bumi ini mengikuti jalan yang telah di ridhoi oleh Allah SWT. Jadi secara keseluruhan Nabi Muhammad SAW adalah seseorang yang sangat sempurna, yang wajib kita teladani.

Sumber:

http://id.wikipedia.org/


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: